TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video atraksi sembur api berakhir dengan wajah terbakar.
Warga yang ikut dalam pawai obor terlihat panik lantaran api membesar setelah terkena cairan minyak tanah.
Insiden tersebut terjadi saat pawai obor menyambut tahun baru islam serta Hari Jadi Purwakarta di Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Senin (15/6/2026) malam.
Tahun baru islam atau 1 Muharram menandai awal kalender Hijriah yang kerap diisi dengan kegiatan religius seperti doa bersama, pengajian, serta tradisi budaya seperti pawai obor.
Korban merupakan ketua Ketua RT 40 RW 07, Kelurahan Nagri Tengah bernama Wawan Ruswandi.
Peserta pawai langsung membawa korban ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani perawatan luka bakar.
Saat ditemui di rumah sakit pada Rabu (17/6/2026), kondisi wajah Wawan masih diperban dan hanya terlihat bagian mata, mulut serta hidung.
Baca juga: Sosok Aiptu Udin, Viral Dosen Berseragam Polisi Tanda Tangani Skripsi Mahasiswi
Kondisi Wawan berangsur membaik dan dapat diajak berkomunikasi.
Ia bersyukur warga sigap menyelamatkannya dari kobaran api serta membawa ke rumah sakit.
"Ya disyukuri saja, luka bakarnya hanya beberapa persen dan hanya di bagian muka. Ada sedikit di tangan, tapi tidak terlalu parah," ucapnya, Rabu (17/6/2026), dikutip dari TribunJabar.id.
Wawan menerangkan dirinya hanya ikut memeriahkan dan tidak dibayar untuk melakukan atraksi berbahaya tersebut.
Selama bertahun-tahun Wawan ikut memerihakan malam 1 Muharram dan baru kali ini terjadi insiden.
"Ini hanya untuk memeriahkan acara. Saya bukan ahli atau akrobat. Hanya keberanian saja. Biasanya kalau menggunakan minyak tanah aman untuk disemburkan, berbeda dengan bensin yang berbahaya," tandasnya.
Baca juga: Viral Garasi Permanen di Trotoar Jalan Ambon Bandung, Ketua RW Sebut untuk Simpan Pengangkut Sampah
Menurut Wawan, cairan minyak tanah masih berada di sekitar mulutnya sehingga kobaran api membesar.
Baca tanpa iklan