TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusakan
dan penyerangan kantor polisi sektor Ulu Rawas dipastikan memakan tiga
korban. Namun, ketiganya hanya menderita luka ringan dan luka tembak di
bagian kaki.
Ketiganya adalah Khairul. Warga Desa Lesung Batu,
Ulu Rawas itu menderita luka ringan karena terjatuh saat mencoba
melarikan diri dari kejaran petugas Polsek yang geram atas tindakannya
yang lari dari kejaran petugas Polsek yang sedang melakukan razia
kendaraan bermotor di depan Polsek.
"Selanjutnya warga tersebut diantar
ke rumahnya," ujar Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Iskandar Hasan dalam
pesan singkat kepada Tribunnews, Minggu malam.
Pembakaran Polsek
Ulu Rawas sendiri, menurut Iskandar dipicu oleh kegiatan operasi razia
kendaraan bermotor di depan Polsek Ulu Rawas pada Sabtu lalu sekitar
pukul 17.30 Wib, oleh petugas Polsek.
Naas bagi keluarga besar Polsek
Ulu Rawas, setelah mereka mengantarkan Khairul ke rumahnya tersebut,
ratusan warga justru mendatangi Polsek Ulu Rawas dengan amarah, dan
kemudian membakar Polsek itu.
"Polsek dan kendaraan roda empat
untuk patroli terbakar. Selanjutnya datang personil Polres Mura ke TKP
melakukan pembubaran yang mengakibatkan 2 warga atas nama Afrizal
terserempet peluru petugas. Mengalami luka lecet dan sudah dikembalikan
ke keluarganya," papar Iskandar.
Seorang korban lain adalah
Pendi. Dia tertembak di bagian kaki karena insiden tersebut. "Saat ini
masih di rawat di RS Linggau," katanya.
Situasi sendiri, kata Iskandar
kini sudah kondusif setelah adanya pertemuan antara Kapolres dengan tokoh
masyarakat untuk membhas kerusuhan ini.
"Diambil keputusan 23 warga yang diamankan dikembalikan termasuk 14 sepeda motor milik warga," ungkapnya.
Tiga Terluka Akibat Bakar Polsek Ulu Rawas
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan