News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bayi Karona Merayap seperti Buaya

Editor: Tjatur Wisanggeni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Karona Bru Tinambunan (9) memperlihatkan bagian leher dan telapak kakinya yang bersisik serta cakar pada jari tangan dan kaki.

TRIBUNNEWS.COM --  Dibalik perkembangan Karona Bru Tinambunan (9) bocah perempuan penduduk Desa Binjohara, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah yang dijuluki manusia bersisik ini, banyak keanehan.

Selain 13 bulan dalam kandungan perut ibunya, saat lahir, kondisi Karona merayap seperti buaya. Keanehan terus terlihat seiring perkembangan fisik sang anak. Selain kerap mengeluarkan sisik dan kuku mirip cakar buaya, sewaktu usia balita, Karona paling doyan makan ikan air tawar, daging ular dan ulat daun. Karona dikabarkan tahu saja jika ada warga yang sedang memotong ular.

“Malah kadang mentah-mentah dimakan, gak bisa dilarang, asal ada warga yang memotong ular dia sudah tahu dan langsung meminta bagian,” terang Resda.

Kebiasaan Karona memakan daging ular maupun ulat daun mulai hilang setelah kedua orang tuanya berusaha untuk menakut-nakuti.  Selain itu, saat sisik-sisik bermunculan, bobot tubuh Karona menurut ibunya bertambah berat dari biasanya. Untuk memastikan Serambi mencoba meraba sisik pada tubuh Karona yang benar-benar keras dan mirip sisik buaya.

Kondisi Karona yang di luar kebiasaan itu membuat kedua orangtuanya gelisah. Sehingga suatu hari salah seorang kerabatnya kemasukan. Dalam kondisi kesurupan tersebut, seolah-olah yang datang adalah roh kakek Karona dan berpesan agar cucunya jangan diperlakukan kasar.

Jika Karona sering mendapat perlakukan kasar, maka akan dibawa ke sungai. Selain itu, keluarga Karona juga diminta agar menggelar kenduri.

“Jadi setelah kejadian itu, famili kami langsung memestakannya dan sejak itu kondisi Karona mulai berkurang,” tutur ibu delapan anak itu.

Di sisi lain, sejumlah warga mempercayai Karona memiliki kelebihan sehingga banyak yang datang meminta sesuatu kepada sang bocah itu. Ada-ada saja. Semoga kehadiran bocah bersisik itu tidak membuat masyarakat muslim menjadi musyrik, tapi menjadikannya sebagai bahan untuk taqarrub kepada Allah SWT.(khalidin)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini