TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah peristiwa sambaran petir terjadi di berbagai daerah dalam dua hari terakhir, menelan korban jiwa serta menyebabkan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.
Di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, seorang lansia berinisial S (68), warga Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong tewas usai tersambar petir di area persawahan Semampir, Kalurahan Panjangrejo, Rabu (22/4/2026).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama tiga rekannya datang ke sawah untuk mencari jerami sekitar pukul 11.18 WIB.
Saat cuaca berubah dan hujan mulai turun, mereka berusaha mencari tempat berteduh.
Namun nahas, dalam perjalanan tersebut korban tersambar petir dan langsung terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Baca juga: Cuaca Malang dan Batu Kamis 23 April 2026: Hujan Lokal, Petir, dan Kabut Ancam Aktivitas Warga
Rekan korban, Suparmi (60), segera memberikan pertolongan dan memanggil ambulans Puskesmas Kretek untuk membawa korban ke RS Rachma Husada. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka bakar akibat sambaran petir. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Rita.
Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Penyadap Karet Jadi Korban
Sementara itu Kabupaten Seluma, Bengkulu, tiga penyadap karet tersambar petir saat bekerja di area PTPN I Regional 7, Desa Padang Pelawi, Kecamatan Sukaraja, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dikutip dari Tribun Bengkulu, satu orang bernama Parlan (37) meninggal dunia di lokasi akibat luka bakar serius di bagian kepala dan dada sedangkan dua korban lainnya, Fazrul Hamidi (50) dan Idson Susanto (37), mengalami luka bakar dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Kapolsek Sukaraja, Iptu Wulan Rahmawati, mengatakan sambaran petir terjadi secara tiba-tiba saat hujan disertai kilatan petir mengguyur area perkebunan karet tempat para korban bekerja.
Tersambar Saat Memanen Padi
Di wilayah lain, tepatnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tiga petani juga menjadi korban sambaran petir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa terjadi saat para petani berteduh di dalam tenda di tengah sawah usai memanen padi.
Tiba-tiba petir menyambar dan mengenai tiga orang di dalam tenda.
Akibat kejadian itu, Syafrinaldi (51) meninggal dunia setelah mengalami luka bakar di bagian dada. Sementara dua korban lainnya mengalami gangguan pendengaran dan kini dirawat di rumah sakit.
Baca tanpa iklan