News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Debu Vulkanik Anak Krakatau hingga Cilegon

Editor: Iwan Apriansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meletus tanggal 28 Oktober 2010

TRIBUNNEWS.COM, CINANGKA — Debu dari Gunung Anak Krakatau yang keluar bersama asap terus menghujani rumah warga Kota Cilegon, Provinsi Banten.

"Asapnya saat ini mengarah ke Cilegon, Banten. Dari pos pemantau terlihat jelas ketinggian dari asap Gunung Anak Krakatau (GAK)," kata Kepala Pos Pemantau GAK Anton S Pambudi di Serang, Kamis (30/12/2010).

Dia menjelaskan, asap yang keluar dari gunung di Selat Sunda itu membawa material vulkanik seperti debu panas, tetapi tidak membahayakan bagi warga karena setelah tiba di Kota Cilegon telah dingin.

"Debunya kalau sudah sampai di Kota Cilegon tidak panas, seperti waktu keluar pertama kali. Jadi, tidak membahayakan," katanya.

Ketinggian asap GAK antara 600 meter dan 1.800 meter. Peristiwa ini terjadi karena letusan gunung masih fluktuatif.

"Kemungkinan saat ini kegempaan mengalami peningkatan. Ditambah saat ini angin di Selat Sunda kecepatannya di atas 20 knot per jam," katanya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status level II atau waspada untuk GAK dan melarang siapa pun, termasuk wisatawan, mendekat sampai radius dua kilometer.

Larangan tersebut diberlakukan karena material batu yang dikeluarkan oleh gunung masih sebesar bola kaki dan kerikil sebesar kacang.

"Suhu yang ada pada batu dan kerikil itu di atas 600 derajat celsius. Jika mengena ke tubuh, tentunya sangat mematikan karena bisa tembus jika terkena tubuh kita," ujarnya.

Dedi, warga Kota Cilegon, mengaku bahwa teras rumahnya setiap hari dipenuhi debu berwarna hitam yang keluar dari gunung tersebut.

"Debu hitam mengotori rumah saya. Kalau saya bersihkan, satu jam kemudian akan banyak lagi," ungkapnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini