News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga Pasir di Batam Capai Rp 1,5 Juta per Truk

Editor: Harismanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Truk Hino Seri 700

Laporan Wartawan Tribun Batam, Aprizal
TRIBUNNEWS.COM, BATAM
- Sejak dilarang tambang pasir darat oleh Bapedalda Pemko Batam, harga pasir dari hasil tambang galian golongan C terus naik. Warga sangat sulit memperoleh pasir dengan harga normal seperti beberapa waktu sebelumnya.

Jika sebelumnya harganya Rp 300 ribu per truk, kini mencapai Rp  1 juta hingga Rp 1,5 juta  per truk di tingkat penambang. Melambungnya harga pasir darat ini dikatakan Azman, seorang penggali pasir darat di daerah Nongsa Batam. Menurutnya, harga pasir darat yang digalinya tersebut dijual berfariasi per truknya.

"Untuk wilayah Batam Centre kami jual Rp 1 juta. Tapi kalau untuk wilayah Batuaji atau daerah Sekupang kami jual Rp 1,5 per truk nya," ujar Azman.

Ia menambahkan, kualitar pasir yang dijual sekarang mutunya kurang bagus. Kadang-kadang bercampur tanah, karena pasir tersebut diambil dari parit-parit. Tapi konsumen tetap membeli karena tidak ada pilihan lain.
 
"Pasir ini kami jual Rp 1 juta ke atas, karena kurangnya persediaan. Pasalnya semenjak Pemko Batam melarang galian pasir di darah Nongsa ini, kami terpaksa mencari pasir parit. Kami mau kerja apa lagi kalau tidak mencari pasir bang," katanya.

Azman menambahkan, harga itu baru di tingkat produksi. Belum di tingkat distributor dan pengecer. Kurangnya stok pasir karena sedikitnya 30 titik pertambangan pasir yang selama ini dikelola warga, ditutup oleh pemerintah. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini