TRIBUNNEWS.COM,
CIREBON - Abdul Gafur memastikan dua anaknya Muchamad Syarif dan Ahmad
Basuki sepasang pengantin bom bunuh diri yang dimanfaatkan kelompok
tertentu. Baru Syarif saja yang menjadi pelaku bom bunuh diri di masjid
Al Zikro, komplek Mapolresta Cirebon. Sementara Basuki keburu ditangkap
polisi.
"Kaset videonya ada di televisi. Saya melihat itu. Yang
mau jadi pengantin itu anak saya dua-duanya. Karena Basuki selamat
makanya dia ditahan," ujar Gafur saat mencari liang kubur untuk Syarif
di tempat pemakaman umum Jabang Bayi, Jalan Kesambi, Cirebon, Rabu
(20/4/2011).
Gafur juga meyakini, keduanya terlibat. Apalagi,
sejak dirinya cerai dari istrinya Sri Mulat pada 2000 lalu, Syarif dan
Basuki berubah total. Di sini lah Syarif dan adiknya mengikuti gerakan
dengan aliran keras. Keduanya kerap muncul dalam aksi-aksi pemberantasan
maksiat seperti pengrusakan minuman keras.
Kini, Basuki
diperiksa Mabes Polri. Dari rumah mertua Basuki, H. Mainah, kemarin, Tim
INAFIS gabungan Polda Jawa Barat dan Polresta Cirebon, menemukan empat
rangkaian bom, komponen elektronik berupa kabel sepanjang 12 centimeter,
potongan lampu pecah, satu rangkaian lampu led, 40 buku jihad, satu
lembar ampelas bekas pakai, satu pijer.
Gafur Pastikan Syarif-Basuki Pengantin Bom
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan