TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Densus
Antiteror 88 Polri kembali menangkap seorang pria yang diduga jaringan
kelompok bom bunuh diri di Mapolresta Cirebon, Muchamad Syarif di
Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/5/2011) siang.
Pria yang belum
diketahui identitasnya itu diduga telah disiapkan menjadi calon
pengantin, aksi bom bunuh diri berikutnya dengan menggunakan bom pipa,
bom yang sama digunakan Syarif saat meledakkan diri di Mapolresta
Cirebon. "Itu hasil pengakuan M (Mushola)," ujar sumber di kepolisian.
Pria
asal Garut tersebut ditangkap di salah satu kamar kos, Jl Karang
Kencana Gang VIII, Bagongan Timur, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan
Lemahwungkup, Cirebon.
Hasil pengembangan penyidikan, diketahui
enam bom pipa yang ditemukan di Kali Soka, Cirebon, diduga akan
digunakan dalam aksi bom bunuh diri di sejumlah masjid yang mereka nilai
sebagai masjid Dirror atau masjid yang dibangun dengan selain taqwa
atau masjid yang diisi oleh orang-orang munafik.
Sebelumnya,
melalui Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan,
kepolisian menduga bahwa keenam bom pipa yang ditemukan di Kali Soka,
Cirebon akan digunakan dalam bom bunuh diri kelompok Syarif. Namun,
karena telah terendus kepolisian, Mushola membuangnya ke dalam kali
pasca-peledakan di Mapolresta Cirebon pada 15 Maret 2011.
Densus 88 Bekuk Satu Calon Pengantin Kelompok M Syarif
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan