TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Polri menyatakan bahwa seorang anggota kelompok bom bunuh
diri Muchammad Syarif yang ditangkap di kamar kos-kosan, Cirebon, Jumat
(6/5/2011), kemarin, adalah Ishak Andriana alias Abu Sifa.
Abu
Sifa ditangkap dengan sangkaan ikut membantu menyembunyikan atau
melindungi dua buronan bernama Endut dan Irwan. Dalam kelompok teror
ini, Ishak, Endut dan Irwan mempunyai kemampuan untuk merakit bom.
"Kemarin
yang ditangkap di Cirebon, Ishak Andriana alias Abu Sifa. Yang
bersangkutan punya kemampuan merakit bom. Dia juga membantu
menyembunyikan dua orang yang kami cari," kata Kabag Penum Polri Kombes
Pol Boy Rafli Amar, Sabtu (7/5/2011).
Sampai saat ini, Densus 88
masih melakukan pengejaran terhadap Endut dan Irwan. "Keduanya juga bisa
merakit bom. Sampai sekarang, masih dalam pengejaran anggota kami,"
jelasnya.
Abu Sifa ditangkap salah satu kamar kos, di Jalan
Karang Kencana RT 03 RW 03 Pagongan Timur, Kelurahan Panjunan, Kecamatan
Lemah Wungkuk, Cirebon, Jumat (6/5/2011), pukul 14.00 WIB. Dari tempat
tinggal Abu Sifa, petugas menyita sejumlah barang, di antaranya foto
Osama bin Laden, botol bahan kimia, VCD dan sejumlah buku tentang jihad.
Boy membantah, bahwa Abu Sifa disiapkan kelompok Syarif menjadi calon pengantin bom bunuh diri selanjutnya.
Penangkapan
terhadap Abu Sifa dilakukan setelah Densus 88 mengembangkan penyidikan
terhadap rekannya yang ditangkap lebih dulu di salah pasar di Slawi pada
4 Mei 2011, Mushola. Mushola diketahui, membuang enam bom pipa di Kali
Soka, setelah Syarif melancarkan aksi bom bunuh diri di Mapolresra
Cirebon pada 15 April 2011.
Abu Sifa Dibekuk Dua Perakit Bom Lain Masih Diburu
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan