TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat Xian MA 60
banyak dipakai di sejumlah negara berkembang. Seperti dilansir dari
Wikipedia, di samping Indonesia dengan maskapai Merpati, pesawat yang
diproduksi oleh Xian Aircraft Company yang berada di Provinsi Shaanxi
juga di negara Bolivia (TAM - Transporte Aéreo Militar), Republic Congo
(Air Congo).
Kemudian Laos (Lao Airlines), Filipina (Zest Airways), Zambia (Zambian Air Force), Zimbabwe
(Air Zimbabwe), Ekuador (Ecuador Air Force). Sementara di tempat
asalnya sana, pesawat jenis ini dipakai untuk Civil Aviation Flight
University of China, Okay Airways, Joy Air, Sichuan Airlines, Wuhan
Airlines.
Pesawat ini memiliki izin dari Civil Aviation
Administration of China pada Juni
2000, dan pesawat pertama dikirim ke Sichuan Airlines pada bulan
Agustus 2000. Pada Oktober 2006, XAC menerima Pesanan sebanyak 90 unit
Pesawat MA60, tapi perusahaan ini baru mengirim 23 unit pada akhir tahun
2006 dan menyetujui pengiriman 165 unit pada akhir tahun 2016.
Seperti diberitakan pesawat Merpati MA 60 dengan nomor registrasi PKMZK
jatuh di laut dekat Bandara Kaimana, Papua, Sabtu (7/5/2011), pukul
14.00 WIT.
Pesawat dengan nomor kode MZ8968, rute Sorong-Kaimana
itu membawa 21 penumpang, 18 penumpang dewasa, dua bayi dan satu
anak-anak. Sementara kru pesawat tercatat 6 orang yakni Capt Purwandi
Wahyu (pilot), Paul Nap (co pilot), Sumaryani (pramugari), Indriyana
Puspasari (pramugari), sedangkan dua teknisinya Joko dan Dadi Tarsidik.
MA 60 Dipakai Negara Berkembang
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan