TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Ingatan Ice Mariyanti (60) masih cukup kuat, melihat anaknya Ajun
Komisaris Polisi Teddy Effendy (35), sebelum terbang ke Sorong, Papua
Barat. Sebulan lalu, Teddy melepas rindu beratnya, dengan menyempatkan
diri mengunjungi Ice Mariyanti di rumahnya di Bandung, Jawa Barat.
Datang
bersama istri dan anaknya, Irmawati dan Abby, Teddy turut membawa
besannya. Pertemuan hampir lima jam itu dirayakan dengan senang-senang.
Lama berpisah, Teddy meluangkan waktu masakan Ice di Bandung. Menu
andalannya masakan Sunda.
"Dia suka sambal terasi, ikan jambal
roti. Terakhir dia makan puding buatan mamahnya. Sambil duduk di lantai,
dekat meja. Saya melihatnya seperti enak banget," kenang Ice,
menceritakan kenangannya bersama Teddy, usai pemakaman di TPU Tanah
Kusir, Senin (9/5/2011).
Sebagai sulung dari tiga bersaudara,
Teddy dikenal sudah memiliki jiwa kepemimpinan sejak kecil. Di tengah
keluarga, lulusan Akademi Kepolisian pada 2000 silam sangat memerhatikan
keluarga, terutama ibunya. Kepada kedua adiknya, Teddy rukun dan sangat
mengayomi.
Sikapnya yang perhatian dengan keluarga, juga nampak
pada Irmawati. Kenangan terakhir Ice kepada menantunya ini, adalah kain
pemberian untuk bahan kebaya. Irmawati tak tega melihat mertuanya hanya
memakai kebaya itu-itu saja. "Makanya waktu itu ibu dibelikan bahan
untuk kebaya," kisah Ice.
Cinta Teddy dimulai ketika bertemu
Irmawati di Padang. Saat Teddy berdinas baik saat di Polda Sumatera
Barat, maupun sebagai Kapolsek Solok. Pertemuan keduanya mengantar
mereka ke pelaminan, dan melahirkan Abby (5). Ketiganya tewas dalam
kecelakaan pesawat Merpati, Sabtu pekan lalu.
Puding Ice Santapan Terakhir AKP Teddy
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan