Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasriyani Latif
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah ayam yang mati di Kabupaten Sidrap karena positif terserang flu burung mencapai 64.095 ekor hingga saat ini.
Dari puluhan ribu ekor ayam yang mati tersebut, mayoritas ayam ras petelur yang terkena imbas penyebaran virus Alvian Influenza (AI).
Berdasarkan data dinas peternakan, jumlah ayam petelur yang mati mencapai 56.731 ekor, ayam broiler (pedaging) mencapai 6.000 ekor dan ayam buras yang mati sebanyak 1.364 ekor.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Murtala Ali, yang ditemui Tribun di ruang kerjanya Senin (11/07/2011), mengatakan, untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas peternakan setempat (Sidrap) dengan menjalankan upaya-upaya penanggulangan.
Langkah yang tengah dijalankan adalah membuat posko terpadu di Sidrap, membuat SOP untuk peternak, penguburan massal ayam yang mati, rutin menginformasikan kepada masyarakat di Kabupaten Sidrap melalui pengeras suara di masjid atau tempat ibadah lainnya.
Pengkartuan dan vaksinasi terhadap Ayam Gaga' kata Murtala juga menjadi langkah antisipasi. Juga harus ada laporan perkembangan secara rutin, koordinasi dengan asosiasi peternak, serta memberikan rekomendasi terhadap vaksinasi dengan sistem swadaya.
Selain itu, lanjutnya, Dinas Peternakan Sulsel juga telah mengirimkan 1.000 liter disinfektan ke kabupaten penghasil telur terbesar di Sulsel tersebut. Selain bantuan dari provinsi, Murtala juga mengharapkan bantuan dari pusat secepatnya datang, seperti disinfektan, vaksin, dan peralatan.
Baca tanpa iklan