News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ayam Mati di Sidrap Terus Bertambah, Kini Capai 64 Ribu Ekor

Editor: Alfred Dama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua orang petugas dari Dinas Perkebunan Pertanian Kehutanan Peternakan dan Perikanan (PPKPP) Prabumulih, Senin (31/1), memusnahkan unggas yang positif flu burung. Unggas tersebut ditarik lehernya hingga mati.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasriyani Latif

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah ayam yang mati di Kabupaten Sidrap karena positif terserang flu burung mencapai 64.095 ekor hingga saat ini.

Dari puluhan ribu ekor ayam yang mati tersebut, mayoritas ayam ras petelur yang terkena imbas penyebaran virus Alvian Influenza (AI).

Berdasarkan data dinas peternakan, jumlah ayam petelur yang mati mencapai 56.731 ekor, ayam broiler (pedaging) mencapai 6.000 ekor dan ayam buras yang mati sebanyak 1.364 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Murtala Ali, yang ditemui Tribun di ruang kerjanya Senin (11/07/2011), mengatakan, untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas peternakan setempat (Sidrap) dengan menjalankan upaya-upaya penanggulangan.

Langkah yang tengah dijalankan adalah membuat posko terpadu di Sidrap, membuat SOP untuk peternak, penguburan massal ayam yang mati, rutin menginformasikan kepada masyarakat di Kabupaten Sidrap melalui pengeras suara di masjid atau tempat ibadah lainnya.

Pengkartuan dan vaksinasi terhadap Ayam Gaga' kata Murtala juga menjadi langkah antisipasi. Juga harus ada laporan perkembangan secara rutin, koordinasi dengan asosiasi peternak, serta memberikan rekomendasi terhadap vaksinasi dengan sistem swadaya.

Selain itu, lanjutnya, Dinas Peternakan Sulsel juga telah mengirimkan 1.000 liter disinfektan ke kabupaten penghasil telur terbesar di Sulsel tersebut. Selain bantuan dari provinsi, Murtala juga mengharapkan bantuan dari pusat secepatnya datang, seperti disinfektan, vaksin, dan peralatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini