News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cap Go Meh di Manado-Bitung Meriah

Editor: Romualdus Pius
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang tatung (manusia yang dirasuki roh) mendemonstrasikan kemampuannya yang kebal terhadap senjata tajam, dalam Festival Cap Go Meh Singkawang, di Museum Fathillah, Jakarta, Senin (6/2/2012). Cap Go Meh sendiri adalah rangkaian perayaan tahun baru Imlek, yang biasa dilakukan oleh suku Tionghoa di Indonesia. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Mulai tahun 2012 ini, Perayaan Cap Go Meh akan dirangkaikan acara Festival Figura yaitu sebagai perayaan kuncikan (tutup tahun). Tak heran kali ini ada panitia pelaksana yang menyiapkan panggung pelepasan peserta. Adapun Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil, Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Brix Tewu, Wali Kota Manado GSV Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan yang hadir dalam pelepasan peserta arak-arakan.

Wali Kota Manado GSV Lumentut benar-benar kreatif dan inovatif sebab mampu mengabungkan festival figura dan Cap Go Meh. Setidak-tidaknya itulah penilaian sejumlah warga yang hadir di perayaan Goan Siau atau lebih dikenal dengan pesta Cap Go Meh.

"Festival Figura adalah tradisi turun-temurun di Manado untuk merayakan acara kuncikan (akhir tahun) nah sekarang kami akan mematenkan rute cap go meh agar bisa bersamaan figura supaya menjadi daya tarik Manado sebagai eko wisata yang tak dimiliki daerah lain," ungkap Lumentut. Menurut Kadis Pariwisata Manado Peter Assa ada 23 tim mewakili 9 kecamatan yang ikut.

Kemeriahan yang sama juga terjadi di Kota Bitung. Enam Tang Sin yang menyayat badan, mengiris lidah, dengan pedang dan menusuk mulutnya memuakau ribuan penonton.

"Ini prosesi ke-8 untuk Klenteng Seng Bo Kiong, dan sempat dua kali tidak direstui," kata Lanny Sondakh, ketua panitia pelaksana.

Deice Nicolas, warga Kelurahan Kadoodan Lingkungan VI Kota Bitung pun harus rela menunggu sejak siang untuk bisa menyaksikan aksi dari para Tang Sin tersebut. "So dari jam satu ada tunggu mo ba uni itu Tang Sin," kata Deice.

Di panggung kehormatan, Wali Kota Bitung Hanny Sondakh, Wakil Wali Kota Max Lomban, Sekdako Edison Humiang, Ketua DPRD Bitung Santi Luntungan, Konjen Filipina Jose Burgos menyaksikan semua atraksi. Bahkan Hanny Sondakh memberikan angpao kepada barongsai. Sungguh meriah. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini