News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Maut di Puncak

Ayah Aisyah: Anak Saya Meninggal Lagi

Penulis: Y Gustaman
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bangkai bus AKAP Karunia Bakti berhasil dievakuasi dari Vila Syaelendra milik Pemprov Sumatera Selatan, Sabtu pagi (11/2/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, CISARUA - Kematian Aisyah diratapi keluarga. Ayah Aisyah, Ading sampai pingsan tak sadarkan diri. Berita duka itu disampaikan Ketua RT Acep. Di rumah, tak ada siapapun kecuali Gimin dan kedua anaknya Randianto dan Ramdani. Karena tak ada yang menenangkan, Pak Acep turun tangan menenangkan Ading.

Di temui di rumahnya sore tadi, Ading nampak santai. Sambil merokok ia sudah tak lagi sedih. Ia  mengungkapkan tak menyangka akan ditinggal mati anaknya lebih cepat. Hubungannya dengan Mumun, Ading dikaruniai dua putera dan puteri. Namun, kedua puteranya meninggal di usia muda.

"Sekarang anak saya meninggal lagi Isa. Tinggal satu anaknya, itu adiknya Isa," terang Ading sambil menunjuk Swansih yang menggendong putera keduanya yang bernama Jami. Sementara Mumun, ditemui di rumah Aisyah, juga sudah tegar menerima kenyataan ini.

Di teras rumah mungil itu, Mumun berandai, jika saja Aisyah tak datang bulan, waktu Magrib itu akan dipakainya untuk salat. Saat itu, Aisyah menjaga gerobak bakso karena duetnya sesama pelayan bakso, Aap (51), harus pergi ke musola untuk salat Magrib. "Dia bilang sedang halangan pas ditanya kenapa enggak salat," terang Mumun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini