Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - DUA siswa yayasan Perguruan Buddhis Bodhicitta Medan, Yunita dan Noval yang berusia 3.5 tahun saat ini masih mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit Colombia Asia. Sedangkan dua orang lainnya masih dilakukan perawatan.
"Keduanya saat ini menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan dibanntu alat pernapasan," sebut Hermanto dokter yang saat itu bertugas kepadea wartawan Sabtu (3/3/2012).
Dimana menderita cedera patah di pinggul, patah tulang kaki dan tangan. Sedangkan Noval mendapat luka pada bagian kepala karena benturan keras.
"Keduanya masih lakukan perawatan yang khususnya, karena luka yang cukup parah dan kita masih lakukan observasi terhadap kesehatan keduanya," sebutnya
Sedangkan Wilbert, harus kehilangan jari telunjuk sebelah kirinya. Sedangkan robert saat ini kondisinya sudah mulai membaik namun harus mendapatkan perawatan yang ketat.
Selain itu, pihak rumah sakit sendiri akan mendatangkan psikologi untuk mengobati rasa trauma para siswa tersebut. "Kita akan berikan perawatan psikologi kepada keduanya, sedangkann untuk oprasi belum tahu apa akan dilakukan karena masih terus dilakuakn observasi kepada keduanya," terangnya.
Baca tanpa iklan