News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Developer Jambi Gigit Jari

Editor: alfons nedabang
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengembang perumahan yang enggan namanya disebut mengaku kecewa, keinginan bisa menjual rumah bersubsidi.

Beberapa waktu yang pihaknya sudah mengajukan ke BTN agar bisa mendapatkan KPR subsidi, namun ditolak dengan alasan kuota terbatas.
Ia mengaku belum tahu adanya peraturan baru dari pemerintah dalam hal memberlakukan kuota KPR subsidi ini. Meski demikian, ia akan terus menjajaki bank lainnya.

"Memang saat ini harga rumah yang kita tawarkan tidak masuk hitung-hitungan KPR subsidi karena harganya di atas Rp 70 juta. Kita mau menurunkan harga itu, tetap juga tidak bisa, karena kuota tadi, kita menjadi bingung sekarang, bagaimana bisa menjual rumah dan konsumen bisa terjangkau membelinya," ungkapnya.

"Perumahan yang kita ajukan itu memang perumahan proyek yang baru, kalau proyek yang lama memang kerja samanya sudah habis," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini