Karena tidak tahan mendapatkan perlakuan tersebut, Kamis (19/4/2012) korban menelepon pamannya.
Korban meminta agar dirinya dijemput karena sudah tidak tahan bekerja di kediaman IG. Mendengar permintaan korban, keesokan harinya pamannya langsung menjemput korban.
Setibanya di rumah, korban langsung menangis. Hal inilah yang membuat anggota keluarga menjadi curiga dan mendesak agar korban menceritakan apa yang telah terjadi pada dirinya.
Betapa terkejutnya keluarga korban ketika mendengar pengakuannya. Ayah korban langsung melaporkan perbuatan itu ke Polres Prabumulih.
“Aku sudah dak tahan lagi diperlakukan majikan aku seperti itu. Selamo ini aku nak ngubungi keluargo dak biso kareno dak katek yang punyo HP,” ujar pelapor kepada wartawan.
Baca tanpa iklan