Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin
TRIBUNNEWS.COM, WAJO - Ratusan warga yang tergabung dalam Asosiasi pengusaha pasar malam mendatangi Kantor DPRD Wajo, Rabu (16/5/2012) siang. Kedatangan mereka itu menuntut agar operasional pasar malam tidak dihentikan melihat kesejahteraan ekonomi pedagang pasar malam.
"Dengan dihentikannya pasar malam malam maka dapat memutus roda peningkatan ekonomi masyarakat," kata juru bicara Asosiasi Pasar Malam A Amsar A Timbang dihadapan tim penerima aspirasi DPRD Wajo.
Ia juga menyebutkan, kedatangan mereka itu juga meminta agar diberi kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan pasar malam serta DPRD dapat menjalin hubungan mitra dengan asosiasi pengusaha pasar malam sebagai wadah berhimpun para pengusaha pasar malam.
Menurut Amsar, dengan banyaknya pandangan negatif terhadap pasar malam, pihaknya sepakat agar kegiatan yang ada di pasar malam dievaluasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, agar pasar malam tetap hidup karena pasar malam menurutnya sama dengan pasar tradisional lainnya hanya saja waktu operasinya digelar malam hari.
Sementara itu, Ketua Tim penerima aspirasi DPRD Wajo Imran Hameru menuturkan, tuntutan pengusaha ini bukanlah masalah hanya saja, harus ada evaluasi dalam kegiatan pasar malam baik menyangkut norma agama ataupun sosial sehingga sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.
Berita terkini:
Baca tanpa iklan