News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Awas! Eddy Akan Mengamuk di Jawa Timur

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Surya, Sudharma Adi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Selama 2-3 hari ke depan, warga Surabaya dan sekitarnya akan dihajar Eddy. Namun Eddy yang dimaksud bukan nama orang, melainkan pusaran angin tertutup, sehingga menyebabkan hujan cukup lebat di Surabaya dan Jatim.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Nurul Huda menjelaskan, pada tiga hari lalu, atau tepatnya Jumat (8/6/2012), terjadi perbedaan tekanan di sekitar Kalimantan dan Sulawesi.

Perbedaan tekanan itu menimbulkan pusaran angin tertutup dan mampu mengumpulkan awan konvektif  (penyebab hujan) disana. "Pusaran angin tertutup bernama Eddy ini berpusat di antara Kaltim dan Sulsel atau dekat Makasar. Meski pusaran angin, namun kekuatannya masih di bawah siklon," jelasnya kepada Surya, Senin (11/6/2012).

Karena terjadi pusaran angin, maka pumpunan awan pun terbentuk disana. Tak pelak, meski saat ini Jatim masuk musim hujan, tapi hujan sedang hingga lebat pun bisa terjadi. "Pusaran angin ini tak bergeser. Namun dampaknya terjadi hujan deras, terutama Surabaya dan Jatim," terangnya.

Kondisi ini membuat tanah Surabaya dan sekitarnya basah. Dari perhitungan BMKG Juanda, curah hujan pada Minggu (10/6/2012) mencapai 55 mm/hari. Padahal, sebelum munculnya Eddy ini, curah hujan berkisar 5-20 mm/harinya.

"Untuk saat ini curah hujan memang lumayan tinggi, berkisar 20-55 mm/hari. Terjadinya hujan deras tampak pada Minggu (10/6/2012) sore hingga Senin (11/6/2012) pagi," tandasnya.

Melihat kondisi pusaran angin ini,  pihaknya memerkirakan Eddy akan mereda pada 2-3 hari mendatang, atau pada Rabu (13/6/2012) nanti. Adanya kondisi ini membuat BMKG Juanda berharap masyarakat lebih mempersiapkan diri dengan payung atau mantel sebelum hujan deras mengguyur. "Kondisi hujan perlu diperhatikan warga Surabaya dan Jatim selama 2-3 hari mendatang," katanya. 

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini