Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Perampasan sepeda motor dengan mengaku sebagai anggota polisi kembali terjadi. Kali ini menimpa Mario Alive Prajasa (16) seorang pelajar SMA UISU Medan warga Jalan Sena Kecamatan Medan Timur. Mario akhirnya melaporkan ke Polresta Medan, Senin (11/6/2012) sekira pukul 14.00 wib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (10/6/2012) lalu sekitar pukul 21.00 wib, saat Mario keluar rumah karena disuruh ayah kandungnya Imam Aris (44) yang bekerja sebagai karyawan di sebuah Restoran Taipan di kota Medan untuk membeli lem buat keperluan ayahnya.
Di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Ngalengko sepeda motor miliknya disetop oleh dua orang yang berbadan tegap berambut cepak mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru dengan nopol BK 3898 ABQ. Saat itu Mario tertegun karena kedua orang yang mengaku sebagai oknum polisi itu menuduh motor yang dipakainya pernah menabrak adik mereka dan langsung mengambil sepeda motor miliknya.
”Dituduhnya aku menabrak adiknya, dan langsung diambilnya sepeda motor ku untuk di jadikan barang bukti. Orang itu dua juga meyakinkan aku untuk tidak takut, karena keduanya polisi,” ujar Mario menjelaskan
Mengenai ciri-ciri pelaku Mario mengatakan satu dari mereka tingginya 180 cm dan satunya lagi 165 cm, sama-sama berambut cepak berbadan bidang memakai topi. Akibat kejadian tersebut Mario yang didampingi keluarganya membuat pelaporan ke Polresta dengan laporan perampasan sepeda motor miliknya dan diterima oleh polisi yang berjaga di SPK.
Baca pula:
- Tak Dapat Nafkah Batin Penghuni LP Lhokseumawe Demo
- Dipecat Jubaidi Nekat Curi Blackberry Bos
- Dituduh Merampok Pria Cacat Dipenjara 6 Bulan
Baca tanpa iklan