News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Imigran Asal Afganistan Masuk Lewat Jalur Laut dari Malaysia

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kelima imigran gelap tersebut diamankan di sea port interdiction Pelabuhan Bakauheni saat hendak menyeberang menggunakan bus PMTOH dengan nomor polisi BL 7535 A pada Senin (9/7/2012) sekitar pukul 12.30 WIB.

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Heru Andrian mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui kelima imigran gelap asal Afganistan yang berhasil diamankan pada saat akan menyeberang dengan menggunakan bus PMTOH, masuk ke Indonesia melalui jalur laut dari Malaysia.

"Para imigran gelap tersebut sebelumnya berangkat dari Pakistan dengan menggunakan pesawat ke Malaysia. Kemudian masuk ke Indonesia melalui jalur laut dengan dibantu agen menuju Medan melalui pelabuhan tradisional," ujar AKP Heru, Selasa (10/7/2012).

Dijelaskan AKP Heru Andrian, dari keterangan yang didapat dari para imigran gelap tersebut saat di Pakistan mereka dibantu oleh seorang agen untuk membuat paspor dengan membayar 45.000 Rupe. Mereka dijanjikan oleh para agen tersebut akan dikirim ke Australia. Dari kelima imigran gelap asal Afganistan tersebut, empat diantaranya berstatus mahasiswa.

"Rencananya kelima imigran gelap asal Afganistan ini akan menuju kantor perwakilan UNHCR yang ada di Jakarta untuk meminta suaka politik," paparnya.

Heru mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas people smuggling Polda Lampung dan pihak Kantor Imigrasi Panjang untuk penanganan lebih lanjut. Selama berada dalam pengamanan KSKP, pihaknya memberikan akomodasi bagi kelima imigran tersebut.

"Kita akan mengirim para imigran gelap asal Afganistan ini ke satgas People Smugling Polda Lampung untuk penanganan lebih lanjut," tandasnya.

Konflik bersenjata yang terus terjadi di negara Afganistan menjadi alasan banyaknya warga dari negara tersebut yang mencoba mencari suaka ke negara lainnya. Tak terkecuali seperti yang dilakukan oleh lima pemuda asal Afganistan yang diamankan oleh petugas KSKP Pelabuhan Bakauheni saat hendak menuju kantor UNHCR perwakilan Indonesia di Jakarta.(ded)

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini