Sementara itu, Kularsih (24) penjaga toko yang terasnya dipakai Slamet berjualan menyatakan, bahwa ia bersimpati pada apa yang dialami Slamet. Bahkan, ia semakin bresimpati karena Slamet sesekali membantunya. "Kalau saya sedang makan siang, Mbah Slamet bantu jagain toko," jelasnya.
Wakirun (45) seorang tukang becak yang sering membeli rokok Slamet menyatakan, ia prihatin dengan apa yang dialami Slamet. "Orang sudah mengabdi koq diprlakukan seperti itu. Harusnya beliau dihargai," ujarnya.(rento ari nugroho)
Baca tanpa iklan