News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perajin Tahu Tempe Akan Mogok

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Istadi (kiri) meratakan biji kedelai dalam plastik yang siap akan di fermentasi di Desa Cimanggu Barat, Kecamatan Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2012). Perajin tempe mengeluhkan semakin melambungnya harga kedelai impor dalam beberapa bulan terakhir dari Rp 5.500 per kilogram dan kini menjadi Rp 7.700 per kilogram. Sehari industri rumahan yang berdiri sejak tahun 1976 ini membutuhkan enam kuintal kedelai untuk produksi. (KOMPAS/AGUS SUSANTO)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah

TRIBUNNEWS.COM BANDUNG,  - Perajin tempe dan tahu di Jawa Barat akan mogok produksi selama tiga hari, 25-27 Juli 2012. Ini dilakukan sebagai aksi protes terhadap tingginya harga kedelai dan pemerintah yang membiarkan tata niaga kedelai dilepas ke psar.

Ketua Pusat Koperasi Perajin Tempe Tahu (Kopti) Jawa Barat, Asep Nurdin mengatakan, mogok produksi sudah menjadi kesepakatan secara nasional. Bukan saja perajin tempe dan tahu di Jawa Barat yang mogok, tapi perajin di sejumlah daerah di Indonesia juga akan melakukan aksi yang sama.

"Kami meminta pemerintah melakukan langkah untuk antisipasi gejolak harga, dengan cara mengambil lagi tata niaga kedelai," kata Asep saat ditemui di Kantor Kopti, Jalan Babakan Ciparay, Bandung, Senin (23/7/2012).

Harga kedelai di tingkat eceran terus naik sejak lima bulan terakhir. Saat ini harga mencapai Rp 8000 per kilogram. (roh)

Berita  Terkait :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini