News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebaran 2012

Hilal Terhalang Awan tapi Lebaran Diprediksi Tetap Besok

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, LEMBANG - Pengamat astronomi dari Observatorium Bosscha Dr Hakim Luthfi Malasan mengatakan, pemerintah diprediksi tetap akan menentukan Idul Fitri jatuh pada 19 Agustus.

Meski, bila hilal yang sudah memenuhi syarat untuk terlihat menggunakan metode inkanul rukyah yang digunakan pemerintah tidak terlihat akibat seluruh langit Indonesia tertutup awan.

Sebab, menurut Hakim, ketinggian hilal sudah memenuhi syarat, yakni 5 derajat dari garis cakrawala.

Pada 2009 silam, ketika seluruh langit Indonesia tertutup awan, ujarnya, pemerintah tetap menentukan Idul Fitri jatuh pada hari setelah ketinggian hilal di atas 5 derajat.

"Astronom hanya memberikan data kepada pemerintah. Pada akhirnya, Kemenag lah yang menentikan keputusannya. Semoga saja ada daerah yang bisa melihat hilal. Kemungkinan besar Kupang bisa melihat hilal," ujar Hakim.

Hakim mengatakan, Islam adalah agama yang sangat terbuka dengan kemajuan teknologi. Perhitungan waktu ibadah pun, tuturnya, selalu dilakukan menggunakan kecanggihan teknologi tersebut.

Dengan demikian, penentuan hilal ini akan didasarkan pada perhitungan hilal yang sudah memiliki ketinggan 5 derajat, walaupun langit Indonesia tertutup awan. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini