News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nelayan Malaysia Tipu Petugas dengan Bendera Indonesia

Penulis: ricas74
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nahkoda dan anak buah kapal trawl TW.1775 / 6 / F, Rabu (21/12/2011) merapikan pukat harimau yang digunakan untuk menjaring ikan. (foto:ilustrasi)

TRIBUNNEWSBATAM, NUNUKAN - Satgas Pamtas Yonif 413 Kostrad mengamankan dua kapal nelayan yang melaksanakan kegiatan illegal fishing di perairan Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Timur.

Demikian rilis yang dikirim ke Tribunnews.com (Tribun Network), Jumat (28/9/2012).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan Pukat Harimau yang dapat merusak ekosistem laut.

Kedua kapal nelayan tersebut berangkat dari Tawau, Malaysia dengan menggunakan dua bendara (bendera Indonesia dan Malaysia) untuk mengelabuhi petugas, awal pekan ini.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa kapal tersebut buatan Malaysia kemudian dijual ke orang Indonesia untuk melaksanakan penangkapan ikan di perairan Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Timur.

Setelah diambil keterangan di Masatgas Pamtas Yonif 413 Kostrad, kemudian 6 orang ABK beserta barang bukti dilimpahkan ke Polres Nunukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain; dua buah kapal, 2 buah bendera (bendera Indonesia dan Malaysia), hasil tangkapan ikan dan udang, jaring pukat harimau, GPS, dan perlengkapan kapal lainya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini