News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Idul Kurban Diperkirakan Bareng

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana sholat idul fitri di masjid Sultan mahmmud Badaruddin Palembang, Minggu (19/8/2012). Ribuan warga kota Palembang memenuhi jalan disekitaran masjid agung hingga jembatan ampera ((TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI)

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Setelah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1433 Hijriyah antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah yang bersamaan, perayaan Idul Adha tahun ini juga diperkirakan bareng lagi.

Anggota Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Jatim KH Sholeh Hayat mengatakan, potensi Idul Adha akan dirayakan bareng, diperoleh dari isyarat keberadaan posisi hilal pada waktu ijtimak dengan perhitungan hisab pada hari Senin 15 Oktober bersamaan dengan tanggal 29 Dzulqo'dah, terjadi sekitar pukul 19.02 Wib setelah waktu Isya'.

"Saat itu, posisi ketinggian hilal masih dibawah ufuk, yakni minus 02,49 derajat," ujarnya, kepada Surya (tribunnews group), Rabu (10/10/2012).

Selain itu, lanjut Sholeh, berdasar hasil hitungan hisab para Ulama ahli hisab di Badan Hisab Rukyat Provinsi Jatim, dari 22 sistem rujukan kitab salaf dan modern, seperti Fathurrouf fil manan, hisab hakiki, newcomb, dan sejumlah kitab lainnya, hilal pada hari Senin malam masih belum dapat dirukyat. Sehingga umur bulan Dzulhijjah diistikmalkan atau digenapkan menjadi 30 hari.

"Dari situ dapat diambil kesimpulan,  bahwa tgl 1 Dzulhijah jatuh pada hari Rabu 17 Oktober 2012," jelas Sholeh, yang juga Ketua Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim ini.

Meski sudah ada gambaran akan bareng, untuk memastikan apakah Idul Adha jadi dirayakan Jumat, 26 Oktober 2012, menurut Sholeh, ada dua hal yang perlu ditunggu. Yakni, hasil rukyatul hilal tim PWNU Jatim dan hasil sidang istbat menteri agama untuk menetapkan Idul Adha 1433 Hijriyah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini