News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gunung Pinang Banten Ditanami Tanaman Endemik

Penulis: Reza Deni
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEANEKARAGAMAN HAYATI - Ilustrasi. Kawasan Gunung Pinang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai hutan lindung di Provinsi Banten.

Ringkasan Berita:

  • Sebanyak 400 pohon ditanam di kawasan Gunung Pinang, Serang, Banten, untuk pengayaan tanaman dan peningkatan biodiversitas.
  • Penanaman mencakup kokoleceran (Vatica bantamensis), flora endemik Banten yang masuk kategori tumbuhan dilindungi.
  • Program juga menanam pohon pelindung dan tanaman produktif seperti durian, alpukat, nangka, dan matoa di area seluas 1 hektare.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon dilakukan di kawasan Gunung Pinang, Serang, Banten untuk pengkayaan tanaman sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati (biodiversitas).

Gunung Pinang dikenal sebagai kawasan strategis yang berfungsi sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, serta habitat berbagai jenis flora dan fauna. 

Adapun jenis tanaman yang ditanam mencakup tanaman endemik Banten, yaitu kokoleceran (Vatica bantamensis), yang termasuk dalam kategori tumbuhan dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2018. 

Baca juga: Pemerintah Siap Eksekusi Hasil Evaluasi IUP di Kawasan Hutan

Penanaman kokoleceran memiliki nilai strategis dalam menjaga keaslian vegetasi lokal sekaligus mendukung konservasi spesies langka yang semakin terancam.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dijalankam Krakatau Posco yang berkolaborasi dengan Perhutani, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus rangkaian POSCO Global Volunteer Week 2026.

Sebanyak 400 pohon ditanam di petak 16 RPH Cilegon BKPH Serang dengan luas area 1 hektare.  

Direktur Technology & Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin, mengatakan, melalui kegiatan ini, perseeoan ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya konservasi tanaman endemik yang memiliki nilai penting bagi ekosistem. 

KAWASAN GUNUNG PINANG - Kegiatan penanaman pohon di Gunung Pinang, Banten dijalankam Krakatau Posco berkolaborasi dengan Perhutani. Gunung Pinang dikenal sebagai kawasan strategis yang berfungsi sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, serta habitat berbagai jenis flora dan fauna.

"Kami berharap langkah sederhana ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Alhadis Syamsuddin dikutip Sabtu (13/6/2026).

Selain tanaman endemik, Krakatau Posco juga menanam berbagai jenis tanaman pelindung dan penunjang ekosistem hutan, seperti trembesi, pinang, mahoni, meranti, dan ketapang, serta tanaman MPTS (Multi-Purpose Tree Species) seperti durian, alpukat, nangka, dan matoa. 

Tanaman MPTS ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui potensi hasil buah dan peningkatan kesejahteraan. 

Wakil Administratur Perhutani KPH Banten, Encang Suryana, menyampaikan, kawasan Gunung Pinang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai hutan lindung di Provinsi Banten.

"Sehingga penting untuk terus dijaga kelestariannya secara bersama-sama,” ujar Encang.

Kolaborasi antara dunia industri, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat menjaga kelestarian kawasan Gunung Pinang serta memberikan manfaat ekologis bagi generasi saat ini maupun yang akan datang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini