Singkat cerita, terjadilah transaksi pemesanan dari pedagang Amerika itu yang kemudian memesan dalam jumlah tertentu dan akan dikirimkan pada Desember nanti.
"Alhamdulillah, bisa mengirim barang buatan sendiri ke Amerika senangnya bukan main. Susah menembus pasar jeans di sana," katanya.
Modal Nekat
Kesuksesannya dengan label EMLTD Jeans, diakui Emil, ia rengkuh dalam waktu yang relatif singkat, hanya 2 tahun saja, yaitu dari awal 2011 hingga akhir 2012 ini.
Berawal dari seorang pekerja konveksi bagian produksi di sebuah pabrik di kawasan Kiaracondong, Emil memilih keluar dari pekerjaannya pada sekitar 2010 karena alasan ingin membuka usaha jeans sendiri.
Pada awal 2011, hanya berdua bersama sang kakak, Erwan Firdaus (30), Emil merintis memproduksi celana jeans. Awalnya dia hanya menerima pesanan dari teman-temannya namun pekerjaannya dia serahkan ke pihak ketiga.
Namun karena lebih sering merugi daripada untung, karena tidak semua pekerjaan pesanan berjalan mulus, Emil mulai "nekat" memaksakan diri membeli mesin sendiri, kemudian mencari pekerja jahit dan makloon sendiri.
"Waktu itu saya bingung, saya harus menggaji pegawai dari mana, pesanan aja belum ada," katanya.
Namun seiring waktu, Emil yang bertugas sebagai merketing dan kakaknya, Erwan sebagai bagian produksi, akhirnya mampu mendapatkan beberapa pesanan dalam jumlah cukup besar. Seiring itu pula Emil mampu menambah jumlah karyawan menjadi enam orang.
Salah satu inovasi yang membuat celana jeans buatan Emil berkualitas dan bagus adalah karena Emil sangat selektif memilih bahan untuk celana jeans.
Di antaranya adalah selektif dalam memilih ukuran ketebalan dan kualitas jeans. "Ada beberapa bahan yang terpaksa harus impor karena tidak ada di Indonesia. Tapi ada juga yang lainnya yang murni seratus persen buatan Bandung. Sementara perpaduan impor dan lokal itu ada di celana jeans ukuran 18 oz yang diminati orang luar negeri, dari Thailand dan Amerika," katanya.
Meski sudah bisa mengekspor celana jeans buatannya, Emil mengaku dirinya juga tidak terlalu mematok harga yang mahal untuk celana jeans buatannya.
"Harganya bisa disesuaikan kok, bisa custom by order (pesan sendiri), atau yang ready stok. Harganya mulai dari 160 ribu hingga 900 ribu. Tinggal memilih saja," katanya.
Baca tanpa iklan