TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Meski telah tiga bulan lamanya pisah ranjang, Mulyadi (37) tetap tak rela melihat istrinya berhubungan dengan pria lain. Kemarin (15/11/2012) petang hal itu ia buktikan dengan memukuli PIL (Pria Idaman Lain) sang istri hingga babak belur.
Akibat tindakannya tersebut, pagi tadi (16/11/2012), Mulyadi harus rela merasakan dinginnya dinding ruang tahanan Polsek Ngajum, Kabupaten Malang.
Mulyadi yang merupakan warga Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditahan karena melakukan penganiayaanterhadap Joko Suseno (34), warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Ulah anarkisnya itu, ia lakukan tepat di depan sebuah warung kopi di Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
Informasi yang diperoleh, penganiayaan itu bermula ketika Mulyadi tak sengaja memergoki sang istri, Ninik Yusetyowati (35) sedang berboncengan dengan Joko di jalan. Ketika itu, baik Mulyadi maupun Ninik dan Joko, rupanya baru saja menyaksikan upacara Gebyar Ritual 1 Suro 2012 di Pesarean Gunung Kawi, Desa/Kecamatan Wonosari, Kabupaten
Malang.
“Saya tidak sengaja lihat istri saya berboncengan naik motor
sama Joko. Mereka tidak berdua saja, tapi ramai-ramai sama temannya Joko yang waktu itu kelihatannya sedang mabuk. Motor istri saya bahkan dibawa sama temannya Joko itu,” urai Mulyadi di Polsek Ngajum, siang tadi.
Melihat hal itu, api cemburu sontak membakar perasaan Mulyadi. Tanpa pikir panjang, ia langsung mengejar dan menyuruh Joko menghentikan laju sepeda motornya, agar Ninik bisa turun dari kendaraan.
Menurut Mulyadi, kala itu teman-teman Joko bahkan berniat untuk mengeroyoknya. Namun setelah diberi penjelasan bahwa Ninik adalah istrinya yang sah, para pemuda itu pun memilih untuk mundur.
“Setelah itu Joko saya suruh pergi. Istri saya lalu saya bonceng pergi dari tempat itu,” imbuh pria yang sehari-hari bekerja sebagai perantara jual beli mobil ini.
Yang tak diduga Mulyadi, saat pergi itulah, Joko mengikutinya dari belakang untuk kemudian ganti menghadang laju sepeda motor Mulyadi. Begitu keduanya berhenti, cekcok mulut yang berujung bentrokan fisik tak lagi terhindarkan antara kedua pria tersebut.
Kapolsek Ngajum, AKP Sri Sugeng Waskito menerangkan bahwa dalam perkelahian tersebut, Mulyadi mengambil sebuah batang bambu dan memukulkannya ke kepala Joko beberapa kali hingga wajah dan kepala pria itu babak belur.
“Korban lalu di bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Setelah kejadian, adik korban lalu melaporkan tindakan tersangka ke Polsek Ngajum sehingga tersangka langsung kami amankan setelah kami melakukan penyelidikan,” tukas Sugeng.
Makelar Mobil Aniaya PIL Istri
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan