Apa yang dilakukan Rasmito patut diapresiasi. Kakek nan buta ini sebetulnya bisa saja mengemis, namun ia masih memiliki harga diri dan rasa hormat pada orang lain, sehingga kegiatan itu tidak dia lakoni.
Di tengah keterbatasan fisik, Rasmito lebih memilih untuk bekerja mandiri, sedaya ia mampu, asalkan halal. Rasmito adalah contoh pria tua penyandang cacat yang tidak mudah menyerah dan meratapi keadaan. Rasmito adalah teladan. (khalidin)
Baca tanpa iklan