“Mutasi kali ini sangat menentukan sikap Ibu Wakil. Kalau tidak sepaham dengan Bupati, akan ada ‘GARUT’ kedua,” bunyi pesan singkat dari seseorang yang masuk lingkaran Wakil Bupati Nunukan, yang dikirimkan tribunkaltim.co.id, beberapa saat setelah kepastian pembatasan mutasi hari ini. Pesan singkat ini merujuk pada mundurnya Wakil Bupati Garut Dicky Chandra.
Basri dan Asmah Gani resmi memimpin Kabupaten Nunukan sejak 31 Mei 2011, setelah memenangkan Pemilukada Nunukan.
Dikonfirmasi terkait informasi diatas, Bupati Nunukan Basri dengan tegas membantahnya. "Nggak ada itu. Semuanya baik-baik saja kok," ujarnya.
Baca Juga :
- Ilham Semangati Pegawai di Masjid 15 menit lalu
- KPK Periksa Lagi 6 Anggota DPRD Riau 33 menit lalu
- Tiga Kecamatan Bantul Waspada Leptospirosis 42 menit lalu
- Dikdik Mulyana Cagub Terkaya di Jabar 1 jam lalu
Baca tanpa iklan