"Tadi malam (Rabu malam) setelah tiba di Ruteng, Irwasda menggelar rapat dengan semua perwira Polres Manggarai di Mako Polres lama ruang kerja kapolres. Irwasda menjelaskan, dia diperintahkan Pak Kapolda NTT menjabat Pjs Kapolres Manggarai sampai turunnya skep penetapan kapolres yang baru," jelas Simon.
Simon mengatakan, dalam pertemuan itu, Irwasda meminta semua perwira bekerja sama membangun Polres Manggarai. Irwasda juga menegaskan bahwa mutasi Wakapolres Manggarai, Kompol Cornelis Wayong, S.Sos, ditunda. Begitu pula mutasi semua jajaran Polres Manggarai yang lainnya ditunda sampai ada keputusan lain.
"Hari ini (Kamis kemarin, Red) semua anggota sudah kembali bekerja seperti biasa. Kondisinya sudah kondusif, tidak seperti kejadian kemarin (demo anggota kepada kapolres)," kata Simon.
Ketika meledak konflik tanah Pong Toro di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kamis pagi, puluhan anggota Polres Manggarai dipimpin Kasat Sabhara, Ipda Raimundus, menumpang satu truk Dalmas turun ke lokasi. Hadir juga di lokasi seteru, Kompol Cornelis Wayong dan beberapa perwira lainnya.
Suasana kerja di Mako Atas Polres Manggarai di ruas jalan lingkar luar Kelurahan Waso dan di Mako Bawah, pusat Kota Ruteng, semua anggota telah beraktivitas seperti biasa di unit kerjanya masing-masing.
Mengenai jabatan Kapolres Manggarai yang baru, Simon mengaku belum mengetahui pengganti Pontjo. "Belum ada skep Kapolres Manggarai yang baru," kata Simon.
Pos Kupang telah mengkonfirmasikan nama yang beredar, AKBP Tonny Marpaung, salah satu pejabat Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTT menempati jabatan Kapolres Manggarai, Simon tetap mengatakan, belum mengetahuinya. "Kalau sudah ada skep, sudah resmi," kata Simon. *
Bupati: Dia Sudah di Mana
KEPULANGAN mendadak Kapolres Manggarai, AKBP Pontjo Soediantoko, S.IK, Rabu tengah malam (10/4/2013), dari Kota Ruteng ke Labuan Bajo, juga tak diketahui Bupati Manggarai, Drs. Christian Rotok; Wabup, Dr. Kamelus Deno, S.H, M.Si, maupun unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Manggarai.
Dandim 1612 Ruteng, Letkol (Inf) Jacky Ariestanto mengaku belum dikabari oleh kapolres. "Belum sempat pamit. Kebetulan saya berada di Satar Mese (Kecamatan di sebelah selatan Kota Ruteng) meninjau medan untuk kegiatan TMMD," kata Jacky menjawab Pos Kupang dalam pesan singkat Kamis petang. Jacky menduga, kapolres hanya belum sempat memberitahunya.
Bupati Manggarai, Drs. Chris Rotok, mengaku tidak diberitahu kapolres. "Sama sekali tidak. Memangnya dia (kapolres) sudah di mana? tanya Chris menjawab pesan singkat Pos Kupang, Kamis (11/4/2013) sore. Chris mengatakan, ia tak sempat ditelepon kapolres memberitahu keberangkatannya. "Kasihan. Telepon pun tidak," ujar Chris.
Wakil Bupati Manggarai, Kamelus Deno, yang dihubungi terpisah, juga mengaku tak dihubungi kapolres memberitahukan kepergiannya. "Saya di Kupang, mungkin pamit dengan pak bupati," kata Kamelus menjawab pesan singkat Pos Kupang. *
Polda NTT Investigasi
POLDA NTT menurunkan tim investigasi yang dipimpin Inspektur Pengawas Polda (Irwasda) NTT, Kombes Polisi John Efri, untuk menindaklanjuti aksi unjuk rasa anggota Polres Manggarai. Tim akan mencari berbagai fakta terkait unjuk rasa para anggota terhadap Kapolres Manggarai, AKBP Pontjo Soediantoko, S.IK
Kapolda NTT, Brigjen Polisi Ricky HP Sitohang mengatakan hal itu melalui Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Ida Pello, Kamis (11/4/2013) siang.
Baca tanpa iklan