Selain personel Kodim 0611 Garut, BPBD Kabupaten Garut, Polres Garut, Tim SAR, warga, dan relawan lainnya, diterjunkan juga 30 personel Batalyon Infanteri 303 untuk mencari ketiga korban yang merupakan warga Kampung Pamulaan, Desa Parakan, Kecamatan Samarang.
Sebelumnya diberitakan, tiga petani kakak-beradik ini terbawa kemudian tertimbun longsor tebing yang tengah mereka garap menjadi kebun sayur dan kopi. Tebing yang longsor memiliki kemiringan sampai sekitar 75 derajat, tinggi sekitar 300 meter, dan lebar antara 20 meter di puncaknya sampai lebih dari 100 meter pada dasarnya.
Suami Juhaenah, Endang (40), yang kala itu, bersama para korban, selamat dari longsor tersebut. Saat itu, sekitar pukul 08.30, Endang tengah berada di halaman saung-nya yang berjarak sekitar 30 meter dari titik longsor. "Istri saya hampir selamat. Dia berlari ke arah saung menghindari tanah longsor. Saya terus memangilnya. Sayangnya, tanahnya longsor dengan cepat merembet. Istri saya terbawa longsor di hadapan saya," kata Endang. (stf/sam)
Baca tanpa iklan