News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jawa Tengah Kekurangan 60 Ribu Guru SD

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi guru SD

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Bakti Buwono

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah masih kekurangan sekitar 60 ribu guru sekolah dasar (SD). Jumlah rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga pengajar yang mulai dibuka tahun ini masih jauh dari kebutuhan. Selain itu masih banyak permasalahan guru yang belum selesai hingga sekarang.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo usai mengisi Forum Groups Discussion (FGD) Inventarisasi Permasalahan Guru di IKIP PGRI, Kamis (26/9/2013). Data itu merupakan perkiraannya setelah mengunjungi beberapa daerah di Jawa Tengah.

"Kalau secara keseluruhan, di Indonesia masih kekurangan 450 ribu guru SD (PNS)," ucap anggota DPD RI itu.

Untuk perhitungan di Jawa Tengah ia menjelaskan hasil temuannya. Di kabupaten Brebes kekurangan guru mencapai 2.453 orang, di Grobogan 2.000-an. Kalau rata-rata daerah kekurangan 1.500-an guru, maka jumlah guru SD yang dibutuhkan 60 ribu lebih.

Selain jumlah guru SD, dunia pendidikan Jateng juga kekurangan guru BK dan SMK produktif. Kekurangan guru memang menjadi masalah klasik yang belum bisa diselesaikan dari tahun ke tahun.

Permasalahan lain adalah kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) yang mencapai 1,1 juta seluruh Indonesia. Padahal posisi GTT juga penting karena mengisi kekosongan posisi guru PNS yaang kosong. Baik tingkat kesejahteraan, masalah kesehatan pun menjadi hal yang mengkhawatirkan.

"Makanya kami juga usulkan agar para GTT ini masuk dalam Jamsostek pada 2014," kata Sulis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini