Diberitakan, sejak mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai penyembuh tuna rungu tercepat dengan cara buka saraf telinga pada bulan lalu, Masudin kebanjiran warga yang hendak mencari kesembuhan dari keadaan tuna rungu yang diidapnya.
Ratusan orang setiap hari datang di rumahnya, guna mendapatkan pelayanan terapi saraf telinga ala Masudin. Bahkan, berdasarkan daftar di buku Masudin, antrean tersebut menumpuk hingga Mei tahun depan. Artinya, daftar terapi hari ini, baru bisa diobati Mei 2014.
Baca tanpa iklan