News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Caleg Demokrat 'Ngamar' Bersama Polisi saat Suaminya Sakit

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI

Saat pulang, FJ tidak diantar sampai rumah SS. Melainkan turun di jalan yang cukup jauh. Namun, saat mendekati rumah, ia melihat ada banyak warga berkumpul dan membuat FJ ketakutan. FJ kemudian mengirim pesan singkat ke SS yang kemudian oleh si Caleg nomor urut dua itu justru disuruh masuk namun melalui pintu belakang.

Sesaat kemudian mertua SS, yakni Tedjo beserta puluhan warga mendatangi rumah itu. Mereka menanyakan keberadaan orang yang ada di dalam rumah.

Saat itu, SS mengelak adanya orang lain di rumahnya. Namun, untuk memastikan, Tedjo lantas masuk ke dalam rumah dan menemukan FJ yang bersembunyi di balik pintu.

"FJ dipukul oleh warga di bagian pipi kanannya. Lalu ada juga yang hendak membacoknya menggunakan parang. Karena itu, ia mengeluarkan pistol agar warga mundur," kata Kapolsek.

Meski Suhardi menyakini tak ada perselingkuhan, namun oknum polisi yang bersangkutan tetap proses karena dinilai telah melanggar disiplin. Bahkan, diduga jika FJ selama ini bertindak sebagai salah satu tim sukses SS.

"Ada dua pelanggaran yang menjadi sanksi disiplin. Satu, ia masuk rumah orang malam-malam. Dua, Polisi dilarang jadi juru kampanye atau tim sukses mencari massa dalam pemillu," katanya.

Terkait hal itu, Kapolres Bantul, AKBP Surawan mengatakan, bahwa FJ saat ini sedang ditangani provost Polres guna pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya belum dapat memberikan banyak keterang tekait kasus ini.

Sementara itu, suami SS, yakni Agus W saat ditemui di Mapolsek Srandakan ketika mendampingi istrinya saat menjalani pemeriksaan, mengungkapkan bahwa sebenarnya ada kesalahpahaman pada warga. Sebab, ia dan FJ sudah kenal cukup akrab dan juga teman semasa SMA.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini