News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Warga Rela Celana Ketatnya Disemprot Cat Diganti Sarung

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengurus Tadzkiiratul Ummah Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara menyemprot celana wanita yang terjaring dalam razia di kawasan Keude Lhoksukon, Rabu (23/1/2014).

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSUKON - Puluhan pimpinan dayah dan balai pengajian di Lhoksukon, Aceh Utara yang tergabung dalam Tadzkiiratul Ummah, Rabu (23/1/2014) merazia wanita berpakaian ketat dan lelaki yang memakai celana pendek di kawasan kecamatan itu. Celana yang terjaring dalam razia itu disemprot dengan cat.

Pantauan Serambi (Tribunnews.com Network), razia itu dimulai pukul 09.00 WIB di kawasan Keude Lhoksukon, Terminal Lhoksukon dan di Simpang menuju Cot Girek sampai sore hari. Sebagian wanita yang memakai celana ketat mengganti celananya dengan sarung yang telah disediakan pengurus Tadzkiiratul Ummah. Sementara sejumlah wanita lain memilih celana mereka disemprot pada bagian betis. Pimpinan dayah tersebut juga mengelilingi kawasan Keude Lhoksukon.

"Razia ini didukung muspika Lhoksukon," kata Ketua Tadzkiiratul Ummah Lhoksukon, Tgk H Nurdin Usman kepada Serambi, kemarin.

Mereka yang telah disemprot pakaiannya juga dinasehati supaya ke depan tak lagi tak memakai celana ketat.

"Tujuan razia ini untuk menegakkan syariat Islam. Dengan razia ini, kita harapkan ke depan warga akan memakai pakaian yang sesuai syariat Islam," ungkapnya.

Sebelum melakukan razia, menurut Tgk Nurdin, pihaknya rutin mengadakan sosialisasi ke desa, memasang selebaran berisi imbauan, dan mendatangi tempat keramaian untuk menyampaikan hal tersebut.

"Dalam razia tadi, mayoritas yang terjaring adalah wanita berpakaian ketat," kata Nurdin didampingi Komandan WH Wilayah Tengah Aceh Utara, M Jamil.(jf)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini