"Kalau bagi kami (sopir taksi) sudah biasa, terutama yang sering mendapatkan shift malam," kata Yanto kepada Tribun Jateng.
Menurutnya, banyak teman-temannya sesama sopir taksi yang menyimpan nomor handphone para wanita panggilan. Sopir lainnya, sebut saja Agus, juga kerap mendapat order serupa.
Selain mendapat order mengantarkan wanita panggilan ke hotel, tidak jarang penumpang taksi memintanya untuk diantarkan ke tempat-tempat yang menyediakan perempuan panggilan.
Ia mengaku mengetahui tempat-tempat semacam itu berdasarkan cerita teman-temannya sesama sopir. Kepada Tribun, ia bahkan menyebutkan beberapa tempat mangkal wanita panggilan lengkap dengan tarifnya. (tribun jateng cetak/tim)
Baca tanpa iklan