News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

KPU Kediri Kewalahan Hadapi Caleg Bandel

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga melintas di spanduk bergambar partai politik peserta Pemilu 2014 di depan kantor KPU Kota Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2014). Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Malik menyatakan baru 70 persen masyarakat mengetahui waktu penyelenggaraan pemilihan umum legislatif pada 9 April mendatang meski pelaksanaan pemilu legislatif hanya tinggal 15 hari lagi. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Selama masa kampanye Pemilu untuk calon anggota legislatif di Kota Kediri, Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum setempat menerima ratusan pelaporan dugaan pelanggaran.

Komisioner KPU Kota Kediri Masrukhin mengatakan, setidaknya ada lebih dari 100 laporan yang diterima Panwaslu setempat.

Pelanggarannya meliputi tempat pemasangan banner yang salah, ukuran yang salah, serta pemasangan banner melebihi aturan pada setiap zonasi.

"Kita sudah peringatkan kepada mereka yang melanggar," kata Masrukhin, Kamis (3/4/2014).

Meski demikian, masih banyak caleg yang membandel dan cenderung "kucing-kucingan". Setelah ditertibkan, lalu dipasang lagi tanpa sepengetahuan petugas.  Aparat Satpol PP yang menertibkannya menjadi kewalahan.

Sementara, untuk kampanye terbuka yang melibatkan anak-anak, selama ini belum ada laporan. KPU telah mengeluarkan imbauan kepada partai politik agar tidak melibatkan anak-anak.

"Tapi ada juga yang beralasan kalau anaknya yang kepengin mengikut," imbuhnya.

Masa kampanye akan berakhir pada 5 April lalu berlanjut pada masa tenang. Saat masa tenang tidak boleh ada atribut parpol. KPU akan melakukan pembersihan atribut pada tanggal 5 April pukul 24.00 Wib.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini