"Ini mengantisipasi flu burung pada manusia, kita sudah siapkan obat khusus untuk flu burung," terangnya.
Dia mengungkapkan gejala flu burung pada manusia seperti panas, batuk, beringus, dan sesak nafas yang dialami pasien yang sudah mengalami kontak langsung dengan unggas yang mati.
"Itu harus ditangani pengobatan medis," ucapnya.
Sebelumnya, pada Maret silam peristiwa serupa menyerang itik dan ayam di Sesa Bulawan yang mencapai 650 ekor yang mati.
Baca tanpa iklan