Tanpa basa-basi, Syamsul langsung menyerangnya. Muarif tersungkur setelah dibacok mengenai leher belakang, wajah, tangan dan beberapa bagian tubuhnya.
Dia sempat ditolong dan dibawa ke rumah sakit oleh warga, tapi nyawanya tak tertolong.
Usai menghabisi korban, Syamsul kabur ke Bangkalan. Tapi persembunyiannya terendus polisi. Baru beberapa hari, dia ditangkap oleh petugas Resmob pimpinan AKP Agung Pribadi.
Baca tanpa iklan