News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cagar Budaya Kalisosok

Kalisosok Ditawarkan ke Publik Melalui Situs Jual Beli Rumah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bangunana Penjara Kalisosok Surabaya bekas Bangunan Belanda kini diincar Pemkot Surabaya untuk dijadikan cagar Budaya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Sebelum Pemkot Surabaya memunculkan rencana pembelian, bekas penjara yang kental dengan nilai sejarah perjuangan arek-arek Suroboyo itu pernah ditawarkan kepada publik.

Eks penjara di atas lahan seluas 3,6 hektare itu pernah ditawarkan kepada publik melalui situs jual beli rumah pada September 2009.

Hingga kini, penawaran itu masih belum ditutup dan tetap bisa diakses melalui internet.

Di situs itu tertulis: Dijual cepat tanah 3,6 hektare di Kalisosok Surabaya (bekas penjara), strategis untuk mal, pertokoan, kompleks ruko, dan pusat perbelanjaan. Harga 3,5 juta/m2, nego, BU (butuh uang).

Bila dikalkulasi, maka secara keseluruhan harga yang dipatok untuk lahan itu Rp 126 miliar.

Surya(Tribunnews.com Network) kemudian menghubungi nomor contact person yang tertera di halaman penawaran itu.

Menurut pemilik nomor di situs yang menggunakan nama Kangju, saat menawarkan tanah Kalisosok pada 2009, dia sama sekali tak tahu bahwa bekas penjara Kalisosok merupakan bangunan cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

“Saya tahunya setelah ada ramai-ramai di media,” kata Julius, nama asli Kangju.

Dia juga mengaku tak tahu siapa pemilik lahan itu yang sebenarnya.

Sebab, yang berkomunikasi dengannya dan meminta untuk membantu menawarkan penjualan lahan Kalisosok, adalah broker lain.

Julius sama sekali tak pernah berkomunikasi bahkan bertatap muka dengan pemilik lahan yang sebenarnya.

“Waktu itu saya masih broker amatir. Cuma membantu broker lainnya. Jadi, masih tahap belajarlah kira-kira. Saya juga sudah lupa siapa waktu itu brokernya,” tambah Julius.  

Lahan dan bangunan itu tercatat milik PT Fairco Jaya Dwipa.

Sayangnya, hingga kemarin, Surya masih harus menunggu jawaban konfirmasi dari pihak perusahaan yang berkedudukan di Jakarta itu. (idl/ben)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini