Laode mengatakan motif peredaran uang palsu ini, pelaku menukarnya kepada masyarakat.
Dia menyebutkan, sasaran kedua peredaran ini di wilayah indonesia Timur, termasuk Makassar.
Tim Resmob Gegana Brimob menduga Hermansyah terlibat jaringan radikal teroris.
Hermansyah pernah ketemu seorang ustas didaerah gowa. Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan Hermansyah terlibat jaringan radikal teroris.(san)
Baca tanpa iklan