"Kami sudah bicarakan, keputusannya akan dipagar lagi," kata dia.
Dia mengatakan tanah tersebut milik mertuanya yang juga mantan Sangadi dan hanya dipinjamkan agar sekolah dapat dibangun di desa. Dia mengatakan keluarga tak pernah menghibahkan tanah tempat berdiri bangunan sekolah dan rumah dinas guru.
"Tidak ada hibah, hanya surat pemberitahuan ada lahan untuk pembangunan sekolah," jelasnya. (ald)
Baca tanpa iklan