"Jembatan ini diperbaiki bukan karena rusak akibat gempa, tapi karena papannya memang sudah lapuk, makanya diganti dengan yang baru agar lebih kuat. Jembatan ini masih aman dan layak untuk dilewati," kata Donny sambil memantau pekerja yang mengganti papan lapuk di jembatan.
Menurut Donny, mestinya masyarakat terutama pengemudi kendaraan yang bobotnya diatas lima ton ikut menjaga jembatan agar tidak rusak. Caranya dengan tidak melintas di jembatan, sebab bobotnya melebihi batas yang ditentukan.
"Sebenarnya di sini sudah dibatasi kendaraan yang lewat, untuk bobot diatas lima ton dilarang. Tapi, ada juga yang menerobos sehingga memperparah kerusakan," tukasnya sembari menambahkan jembatan bisa beroperasi lagi setelah perbaikan selesai. (warstef abisada)
Baca tanpa iklan