News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

10 Pasien Jiwa Dibawa ke RSJ Lawang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sudah dua tahun belakangan, Supriyanto (30) dipasung karena sering mengamuk. Warga Semeru Ujung, Kelurahan Grogol, Jakarta Barat, ini sehari-hari dirawat bundanya, Witarmi (66), setelah para pengelola rumah sakit jiwa menolak merawat inap Supriyanto.

TRIBUNNEWS.COM,KEDIRI - Sedikitnya 10 penderita gangguan jiwa warga Kabupaten Kediri, yang saat ini dipasung dan dirantai keluarganya, bakal dirujuk ke RSJ Lawang.

Sebelum dibawa ke RSJ Lawang, penderita gangguan jiwa dari berbagai desa ini, bakal dikumpulkan lebih dulu di Klinik Psikotik di Desa Butuh, Kecamatan Kras.

Endro, petugas perawat jiwa dari Puskesmas Mojo saat dikonfirmasi Surya Online menjelaskan, ada 4 penderita jiwa yang dirantai dan dipasung dari berbagai desa di Kecamatan Mojo yang akan dirujuk ke RSJ Lawang.

"Sebenarnya ada 5 penderita jiwa di Mojo yang dipasung belasan tahun, tapi hanya 4 yang diperbolehkan keluarganya dibawa ke RSJ Lawang," jelas Endro kepada Surya Online(Tribunnews.com Network), Rabu (10/12/2014).

Mereka adalah Binti Mahmuda (28) dan Riyanto (34) keduanya warga Desa Keniten, Kecamatan Mojo. Dua lainnya Anik Purwati (30) asal Desa Surat dan Fenti Tania (30) warga Desa Tambibendo.

Penderita lainnya, Imron (30) keluarganya masih dilobi supaya memperbolehkan Imron dirawat di rumah sakit jiwa. "Kami akan membawa ke RSJ Lawang, jika diperbolehkan keluarganya," jelasnya.

Keluarga Binti Mahmuda mengaku bersyukur, anaknya dirujuk ke RSJ Lawang secara gratis karena mereka tidak mampu membiayai perawatan. Binti sendiri terpaksa dirantai sejak 16 tahun silam, karena jika penyakitnya kambuh sering merepotkan keluarganya. Selain merusak perabot rumah, juga mengancam keselamatan keluarga lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini