Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno
TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR - Sutarto (55) mengaku bertemu dengan Sunan Lawu yang berpakaian serba putih. Selain itu, Warga Kebaksari, Desa Kebak, Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, itu juga mendapat godaan beberapa makhluk halus.
Dia didatangi banaspati (bola api) dan tengkorak berjalan. Semua pengalaman itu terjadi selama Sutarto menjalani topo pendem (bertapa dengan dipendam di dalam tanah). Kakek ini nekat mengubur diri selama lima hari di pekarangannya.
"Sunan Lawu yang berpakaian serba putih juga datang. Beliau bilang kalau saya nantinya dapat mengayomi desa ini, tinggal saya mau atau tidak," kata Sutarto begitu keluar dari tempat pendem-nya. Sutarto menjalani topo pendem dari 4 sampai 9 Desember 2014 di halaman rumahnya di Kebaksari.
Ketika ditanya sosok Sunan Lawu, dirinya mengatakan pernah beberapa kali bertemu dengannya, bahkan saat naik Gunung Lawu.
Pujo Suwarno tetangga Sutarto, menuturkan pihak keluarga sebenarnya sempat melarang Sutarto untuk topo ngluweng. Dirinya mengatakan supaya Sutarto topo di dalam kamarnya mengingat kondisi kesehatan pria paruh baya.
"Tetapi Mbah Tarto ini bersikukuh dan saudara hingga para tetangganya membantunya pada saat prosesi topo ini. Hanya sampai lima hari saja, dan kami bersyukur dia masih sehat," ujar Pujo.
Pujo menambahkan kalau Sutarto hanya makan dua butir telur selama melakukan pertapaan yakni sebelum bertapa dan pada hari keempat atau Senin (8/12/2014).