News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hukuman Mati

Proses Eksekusi Asyin Dipantau Langsung Kapolda Jateng

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jaksa Agung Prasetyo usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat Kamis(15/1/2015). Prasetyo melaporkan mengenai rencana eksekusi mati 6 orang terpidana mati narkoba. WARTA KOTA / HENRY LOPULALAN

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Nur Ali, turun langsung untuk memantau proses jalannya eksekusi Tran Thi Bich Hanh atau Asyin di Boyolali, Jawa Tengah, yang menurut rencana akan digelar pada Minggu (18/1/2015) dini hari.

Nur Ali memastikan bahwa pelaksanaan eksekusi tetap digelar di Boyolali, namun dirinya tidak memberi penjelasan lebih rinci soal lokasi ekseskusi kepada wartawan. "Lokasinya ada di Boyolali, tidak ada rahasia,"katanya kepada wartawan.

Nur Ali menambahkan setelah eksekusi, jenazah akan dibawa ke Semarang untuk dikremasi dan dimakamkan di LP Bulu Semarang.

Sebelumnya, Kepala Lapas Wanita Bulu Suprobowati mengatakan Tran Thi Bich Hana alias Asyin, memilih mengenakan baju putih, celana panjang putih, dan topi putih untuk jalani eksekusi.

"Iya (Asien) dandan cantik pakai baju putih bagus dan topi putih sesuai keinginan dia," ujar Suprobowati melalui pesan singkatnya.

Suprobowati bercerita bahwa terpidana mati asal Vietnam itu sudah pasrah menjalani eksekusi mati. Bahkan, sejak Sabtu (17/1/2015) siang hingga jelang keberangkatan menuju Boyolali, Asien selalu berkomunikasi dengan rohaniwan.

Hal itu tampak dari kegiatan yang dilakukan Asien saat dijemput. "Cuma ngobrol-ngobrol ringan sama nyanyi-nyanyi (dengan rohaniwan dan petugas) karena yang bersangkutan siap dan dia bilang itu adalah merupakan jalan hidupnya," lanjutnya.

Probo sapaan akrab Kalapas Wanita Bulu itu mengatakan meskipun di lapas para narapidana diberi keterampilan membuat topi, namun topi yang dipakai Asien bukan buatan tangan. Topi putih yang dipakainya dibeli sesuai permintaan narapidana kasus narkoba itu.(Kontributor Surakarta, M Wismabrata)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini