Kunci menikmati pesona burung ini menurut Dedi, jangan mengejutkannya!
"Dia akan terbang sebentar. Lalu kembali lagi, berjalan-jalan sambil mematuki makanan," katanya.
Saking akrab dan ramahnya di kalangan pendaki gunung, burung ini dilabeli sebagai penunjuk jalan menjelang puncak.
"Dia suka melompat-lompat di sepanjang jalur pendakian, beberapa meter di depan pendaki. Di Lawu, saya lihat lebih banyak," ujar Dedi yang kini memiliki label batik Jolawe, batik eksklusif yang konsisten mendayagunakan pewarna alami. (Tribunjogja.com)
Baca tanpa iklan