“Sebenarnya Pak Ardani mampu berjalan sendiri. Karena sebelum berangkat belum menggunakan kursi roda,” katanya.
Ardani menginggalkan dua orang anak, Hidayah indriastuti (40) dan Muhammad Taufik Arifianto yang saat ini masih berada di Tanah Suci.
Hingga saat ini keluarga masih menunggu perkembangan dari Tanah Suci terkait pemakaman jenazah Ardani.
Meninggalnya Ardani menambah duka JCH asal Sleman. Sebelumnya, Sriyono (48), jamaah haji asal Sleman meninggal dalam insiden robohnya crane di Masjidil Haram.
Baca tanpa iklan